Postingan

Menampilkan postingan dengan label kisah

Makna Seorang Teman

Ada dua teman karib sedang dalam perjalanan. Ismail dan Salim namanya. Ditengah perjalanan mereka bertengkar, Ismail tidak menahan amarah kemudian mendorong Salim sampai terjatuh. Meski Salim sakit, Salim tidak melawan. Tanpa bertutur kata. Salim menulis di atas pasir. 'Hari ini temanku mendorongku sampai jatuh.' Mereka lalu melanjutkan perjalanan hingaa menemukan sungai untuk membersihkan badan. Namun ternyata sungai itu teramat dalam sehingga Salim hanyut dan nyaris tenggelam dan diselamatkan oleh Ismail, temannya. Ketika Salim siuman dan rasa ketakutannya hilang Salim menulis disebuah batu. 'Hari ini temanku menyelamatkan nyawaku.' Melihat apa yang dilakukan Salim, Ismail terheran-heran dan bertanya, 'Kenapa waktu aku mendorongmu hingga terjatuh, kau menulis diatas pasir dan sekarang kau menulis diatas batu?' Salim tersenyum dan menjawabnya, 'Ketika seorang sahabat melukai hati kita, kita harus menulisnya diatas pasir a...

Bersyukur Disaat Kehilangan

Ada seorang bapak tengah menyusuri jalan. Tanpa diduga kakinya menginjak sesuatu. Sang bapak menemukan koin kuno yang terlihat kotor. Segera uang itu dibawa ke kolektor uang kuno di daerah Kota. Sungguh beruntung dirinya, uang kuno itu dihargai Delapan juta rupiah. Penuh riang gembira pulang ke rumah. Ditengah jalan bertemu dengan kenalannya. Kenalannya itu menjual perabotan rumahnya karena hendak pindah tugas ke Jerman. Semuanya dijual delapan juta. 'Wah untung besar nih,' pikirnya. Maka dia berinisiatif menawarkan barang-barangnya ke toko mebel. Pemilik toko segera membelinya dengan harga dua puluh juta rupiah. Kini ditangannya terdapat uang dua puluh juta rupiah. Nilai uang itu cukup besar bagi dirinya. Sang bapak mampir membeli martabak manis untuk oleh-oleh anak dan istrinya di rumah. Setelah membeli martabak manis, hatinya terasa kebahagiaan. Sambil bersiul-siul dengan wajah gembira terbayang istri yang akan memeluk dirinya dan anak-ana...

Hati Dalam Kegelapan

Pernah ada satu kisah seorang gadis yang membenci dirinya sendiri bahkan semua orang yang disekelilingnya dia benci, kecuali kekasihnya yang selalu setia menemani dan memberikan dorongan semangat untuk hidup. Sebenarnya gadis itu cantik kekurangan yang ada dirinya cuman satu karena kedua matanya tidak bisa melihat. Dalam keseharian dirinya selalu meratapi hidupnya. Namun gadis itu sangatlah beruntung memiliki pujaan hati yang cukup sabar mendengar segala keluh kesahnya bahkan mampu menghibur dan membuatnya tersenyum. Kecintaan pada gadis itu bahkan dibuktinya dengan melamar tetapi sang gadis rela dinikahi bila sudah dapat melihat dengan sempurna. Doa gadis itu akhirnya terkabul. Ada seseorang yang bersedia mendonorkan matanya. Betapa bahagia dirinya begitu menyaksikan dunia baru yang indah dan penuh warna. Kekasihnya juga ikut bahagia merasakan kegembiraan. Dia segera menagih janji gadis itu. 'Sekarang dirimu sudah bisa melihat dunia, Apakah kamu...

*MAMAKU BERPERAN GANDA*

*Mamaku Sebagai Neneku: Sejak berumur 11-12 tahun mamaku harus memutuskan untuk berhenti dari sekolah karena harus mengurus ketiga adiknya karena neneku gila dan mamaku harus menggantikan posisi neneku.Suka duka yang di alami mamaku didalam mengurus adik-adiknya menjadikan mamaku menjadi wanita yang kuat dan perkasa dalam menjalni hidup.Penderitaan mamaku tidak berakhir sampai di situ saja datang lagi cobaan kedua. *Mamaku Berperan Ganda: Sudah lebih kurang 32 tahun sebagai Mama dan sebagai Ayah dalam menafkai serta menghidupi 7 anak sendirian tanpa kehadiran sosok seorang Ayah karena beliau pergi merantau ke Timika Papua untuk mencari nafkah.Sejak berusia 10 tahun tepatnya saya duduk di kelas 4 SD ayah saya berangkat dari Tual ke Timika untuk mencari nafkah semula tujuan Ayah adalah merubah taraf hidup keluarga namun ayah berubah pada saat bekerja sebagai anggota security (SATPAM) pada PT. FRIPORT INDONESAI dan memperoleh gaji yang yang lumayan hal...